Cara Membuat Cerpen yang Benar dan Menarik

Langkah buat cerita pendek, sesuai sama prosedur yang baik serta benar – Untuk menulis atau menghasilkan teks cerpen, kita mesti tahu langkah, urut-urutan atau langkahnya dengan baik. Dengan memakai prosedur yang baik, jadi sistem pembuatan juga akan tambah lebih gampang.

Beberapa langkah Menulis Cerpen yang Baik serta Benar

Tetapi untuk penulis professional yang seringkali menekuni didunia catat menulis, buat cerpen telah jadi hal yang begitu mudah. Berbanding terbalik dengan pemula yang perlu membutuhkan cara atau langkah dalam merampungkan cerpen.

Nah bagaimana sich langkah buat satu narasi pendek itu?

Tersebut disini langkah buat/menulis teks cerpen :

1. Pilih tema atau topik

Anda bisa pilih topik apa pun juga sesuai sama apa yang diinginkan yang diinginkan. Topik dalam cerpen sangat banyak, tidak sulit bingung untuk mencari satu topik. Contoh topik itu yaitu topik percintaan, misteri, pendidikan, persahabatan, sosial, serta beda sebagainya.

Tanpa ada satu topik, menghasilkan teks cerpen jadi tambah lebih sulit dari apa yang dipikirkan. Yang semestinya jadi dalam 2 jam, jadi baru jadi 6 jam lalu karna kebingungan memastikan konsentrasi narasi.

2. Tetapkan type cerpen serta tujuan bacanya

Memastikan type cerpen seperti cerpen horor, drama, religi, romantis, tragis, misteri, drama komedi, komedi romantis, biografi, serta beda sebagainya. Memastikan type cerpen semakin lebih fokus narasi pada style bhs yang lebih mengena. Umpamanya bila Anda menginginkan buat cerpen type horor, jadi buat suatu hal yang berkesan menakutkan serta mencekam. Beberapa hal absurd serta aneh lebih ditonjolkan supaya berkesan betul-betul horor. Dasarnya janganlah tanggung-tanggung menulis cerpen sesuai sama type yang juga akan di buat.

Tujuan baca perlu dalam hal semacam ini. Buat kesan cerpen dengan menarik untuk memikat tujuan baca, baik itu anak-anak, remaja, dewasa, atau semua usia. Tujuan baca mesti terang, janganlah digabungkan dengan yang lain. Cerpen anak-anak pasti tidak sama juga dengan cerpen dewasa, cerpen remaja juga tidak sama juga dengan cerpen dewasa.

3. Memastikan tokoh-tokoh

Buat persiapan tokoh-tokoh yang juga akan di buat dalam cerpen dengan masak. Tokoh ini mencakup tokoh paling utama serta tokoh sambilan. Beberapa nama tokoh harus juga sesuai sama cerpen.

4. Mengkaji watak tokoh

Watak tokoh atau penokohan bisa di buat sesuai sama narasi yang juga akan di buat. Penokohan ini bisa digambarkan dari paparan segera ataupun tidak segera. Paparan segera umpamanya dialog antar tokoh, fikiran tokoh, serta penggambaran fisik tokoh. Anda bisa buat satu watak bila Anda memanglah telah betul-betul mengerti cerpen apa yang juga akan di buat.

5. Menulis garis besar cerita

Garis besar narasi mencakup apa-apa saja yang juga akan berlangsung, perseteruan yang juga akan berlangsung dan penyelesaian. Buat garis besar narasi dengan singkat, padat serta terang dan mesti memerhatikan beragam peristiwa yang juga akan keluar.

6. Memastikan alur

Tetapkan alur narasi dengan pas serta baik hingga berikan kesan mendalam untuk pembaca.
Perlu untuk diketahui, alur ada 3 yakni alur maju, alur mundur serta alur kombinasi. Ketiganya mempunyai bagian yakni :

Perkenalan
Penanjakkan
Klimaks
Puncak klimaks
Penyelesaian/anti klimaks

Bagian itu mesti betul-betul di perhatikan supaya alur jadi baik serta menarik.

7. Memastikan latar cerita

Dimana narasi berlangsung? kapan terjadinya? bagaimana suasananya? tetapkan kesemuaannya dengan terang. Bisa digambarkan dengan segera ataupun tidak segera.

8. Pilih style penceritaan atau pojok pandang

Untuk menulis cerpen, memerlukan pojok pandang yang pasti. Pojok pandang ini terbagi dalam 2 jenis, yakni pojok pandang pertama serta ke-3. Untuk pemakaian pojok pandang tersebut, pojok pandang ada 4 yakni :

Orang pertama jadi aktor paling utama.
Orang pertama jadi aktor sambilan.
Orang ke-3 serba tahu.
Orang ke-3 jadi pengamat.

9. Pilih diksi yang sesuai

Dengan terdapatnya diksi atau penentuan, satu cerpen juga akan tambah lebih menarik serta tidak terkesan umum saja. Penentuan kata yang sesuai sama dapat juga jadikan tombak untuk peroleh cerpen yang berkwalitas.

Pastikan diksi dengan memerhatikan padu tidaknya antar kata serta kalimat. Janganlah asal pilih diksi, karna diksi juga turut bertindak dalam suksesnya satu cerpen.

10. Buat kerangka karangan sesuai sama alur

Sesudah bagian terlebih dulu usai, jadi langkah setelah itu yaitu buat kerangka. Kerangka di buat sesuai sama alur yang ditetapkan serta meliputi langkah yang terlebih dulu telah di buat.

11. Memerhatikan unsur intrinsik serta ekstrinsik

Cermati semuanya unsur intrinsik serta ekstrinsik cerpen dengan baik.

12. Mulai membuat cerpen dengan memerhatikan padu tidaknya antar kalimat

Hal semacam ini juga terkait dengan diksi yang sesuai sama. Membuat cerpen dengan diksi yang sesuai sama juga akan memudahkan pengaturan kata supaya padu dengan kalimat terlebih dulu.

Dasarnya, catat narasi sesuai sama kerangka yang sudah di buat serta beri diksi yang betul-betul pas dengan memerhatikan padu tidaknya kalimat. Bila antar kalimat tidak padu, jadi juga akan berkesan janggal.

13. Berikan judul yang paling cocok dengan cerpen yang sudah dibuat

Buat judul semenarik mungkin saja berdasarkan isi cerpen. Unik, terkesan, lain dari yang beda serta tidak sering didapati.
Check serta koreksi kembali bila ada kekeliruan

Baca dulu, check serta perbaiki kekeliruan dalam semua segi. Umpamanya melakukan perbaikan ejaan, melakukan perbaikan susunan, melakukan perbaikan ketidakpaduan kalimat, serta yang lain.

Bacalah juga : Belajar Teks Negosiasi

Rangkuman…

Beberapa langkah atau langkah buat cerpen memanglah tampak menyusahkan. Tetapi untuk pemula jadi ini begitu memudahkan pembuatan cerpen. Jadi begitu dianjurkan untuk memakai prosedur ini dengan baik serta benar.

Bila cara ini merasa lebih sulit, jadi buat cerpen sesuai sama cara dari sendiri. Dasarnya pastikan cara yang cepat, gampang serta efektif dalam buat satu cerpen.

Berikut ini contoh cerpen yang benar dan menarik

Tidak Pernah Terbayangkan

cerpen pengalaman pribadi

Oleh: Dangers

Hari-hari tetap seperti biasanya dan tidak ada yang berubah. Seperti biasa pagi-sore aku bekerja dan malamnya aku gunakan buat belajar di salah satu universitas yang ada di kota semarang. Aku bekerja di salah satu perusahan di bidang jasa termasuk pelayanan umum, di dalam pekerjaan dibagi jam masuk kerja alias shift kadang masuk pagi dari jam 07.00-14.00 dan sing dari jam 14.00-19.00.

Hari ini adalah hari pertama masuk kuliah sehabis liburan semester. Seperti biasa aku masuk kuliah selalu molor maklum kalau sudah bekerja yang diprioritaskan pekerjaannya dulu karena merasa digaji. Dengan jam yang sudah molor aku ke kampuz selalu tergesa-gesa jalan dan nafas terengah-engah. Saat sampai depan pintu ruangan aku selalu berbalik badan dengan mengatur nafas secara normal dengan berkata jangan panik biasa dan pasang muka ceria seperti tidak terjadi apa-apa, serasa sudah cukup normal aku mulai mengetuk pintu dan bilang maaf pak saya terlambat. Seperti biasa pula dosen itu berexpresi sedikit kesal dan bilang iya tidak apa-apa silahkan duduk. Akupun mulai bergegas mencari dan memilih tempat duduk dan tempat duduk yang aku pilih adalah barisan terakhir dan pojok. Sembari aku masih sedikit panik efek tergesa-gesa ke kampus mataku melirik kanan kiri alias memperhatikan temen-temen siapa yang seruangan sama aku maklumlah orang bekerja itu kalau ke kampus buat kuliah bisa dihitung dengan jari lebih kebanyakan titip absen contohnya aku ini (hehehe).

Saat aku memperhatikan temen-temenku ada salah satu seseorang yang telah mencuri pandanganku untuk terus memperhatikan dia padahal disitu temen lainnya pada asyik cerita dan sibuk sendiri tapi dia gak termasuk salah satu temen yang lain itu alias dia memperhatikan dosen saat menerangkan dan aku liat sih dia sok-sok’an mengerti yang dijelaskan dosen dan aku terus memperhatikan dia selama jam kuliah. Saat jam kuliah usai aku sedikit kecewa bertanda saatnya berpisah (kayak teletubies, hehehe) dan waktu buat ketemu dia 1 minggu lagi, lumayan lama bukan.

Suatu saat dengan kebiasaan sama aku datang ke kampus selalu molor dan jalan tergesa-gesa, entah mengapa angin bertiup kencang dan mengibaratkan akan dimulai kisah baruku bertemu seseorang yang akan menemani dalam hidupku disitu kakiku terus melangkah menuju lift. Aneh sungguh aneh biasanya lift tu dipenuhin banyak orang tetapi ini hanya ada 3 orang yaitu aku, dia dan temanya. Di dalam lift hening dan sunyi tanpa terasa tingtong bertanda lift sudah sampai tempat tujuan. Aku keluar dari dalam lift berjalan sendirian sambil berfikir aku harus ketemu temen buat pinjem tugas kuliah untuk dikerjainnya (sibuk kerja jadi lupa tugas kuliah, hehehe). Sesampai depan pintu kelas ternyata temen-temen belum pada masuk ruangan dan dalam ruangan yang aku lihat dosen sedang duduk mengerjakan sesuatu yang ada di leptop sambil menunggu mahasiswanya masuk. Setelah melihat keadaan ruangan masih tampak sepi aku putuskan duduk di depan pintu sambil menunggu temen-temen datang dan tahu gak sih orang yang selift tadi duduk di sampingku, jantungku berdetak kencang dan berkata dalam hati kenapa sih kok jadi aneh gini tapi tidak aku hiraukan karena aku masih kepikiran masalah tugas kuliah dan ku awali perbincangan dengannya alias bosa-basi bertanya:

aku : mas, udah ngerjain tugas kuliah belum?
dia : belum, tugas yang mana?
aku : gak tahu soalnya kemarin aku gak masuk kuliah dan aku tahu ada tugas dari temenku, tapi dia belum ngerjain tugasnya dan coba deh tanyain temenmu ada yang ngerjain gak?
dia : eeemmzzz, temenku juga belum kerjain dan mendingan kita masuk dulu dan bilang ke dosen buwat bahas tugasnya, sambil berkata dia terperanjat dari tempat duduk mulai melangkahkan kakinya menuju ruangan.

Dengan spontan aku memegang tangannya pas digenggaman jarinya sambil berkata jangan masuk dulu masih sepi. Jantungku bertambah berdetak kencang gag beraturan dan dalam hati jangan bilang aku jatuh cinta saat mulai memperhatikan dari pertama dalam kuliah dan saat aku memegang tangannya. dia pun mengundurkan langkah kakinya kembali duduk dan aku sambil berkata mas boleh minta pinnya buat tanyain tugas kuliah (jaman sekarangkan bb’an jadi yang laku pin bb, hehehe) mulailah awal perkenalanku dengannya. Beberapa saat kemudian kita masuk ruangan bersama dan seperti biasa pula aku duduk di pojok dan memperhatikannya. Tidak terasa jam kuliah telah selesai dan lagi-lagi teletubies. Eeeezzzssttt ternyata tuhan masih pengen aku mengenalnya melalui tugas kuliah bahwa tugas kuliah harus dikumpulkan sekarang so aku pun ngajakin dia buat ngerjain tugas bareng. Setelah ngerjain tugas selesai aku pun benar-benar berpisah dan aku mulai lanjut lewat bbm.

Hari telah berjalan dengan seiring waktu dan gak terasa malam minggu. Biasanya kalau malam minggu sih waktunya anak muda pacaran, tapi buwat aku gak ada soalnya baru putus sama pacar. Owh ya lagi-lagi tuhan sayang sama aku dan gak ngebiarkan aku malam mingguan di rumah dan jurus koya-koyaku bbm berhasil. dia mengajakku jalan sambil nonton OPJ pada saat itu OPJ show di simpang lima. Disitu kita ketemuan dulu depan kampus, buwat titipin kendaraan dan gak etis donk masak malam mingguan naek kendaraannya sendiri.

Di situ aku sampai duluan dan menunggu dia datang dengan duduk di pinggir jalan sambil merasa salah tingkah, suhu tubuh berubah menjadi dingin dan jatung pun berdetak kencang inilah kencan pertama dengannya. Tidak lama kemudian dia datang menatapku dengan pandangan aneh dan berpikir (menurut pandanganku sih) disitu aku gak berani menatapnya lama hanya sepintas, makin lama ditatap aku semakin salah tingkah dan malu. Setelah itu kita mulai awal pembicaraan yang seperti aku bilang tadi (gak etis donk masak malam mingguan naek kendaraannya sendiri jadi harus dititipin dan tempat penitipan kost temennya deket kampus) aku pun let’s go simpang lima. Ternyata antusias orang lihat OPJ banyak banget jadinya aku duduk di pinggir jalan pahlawan sambil ngobrol canda gurau. Gak terasa sudah malam waktunya aku pulang dan berpisah dengannya, waktu ngambil kendaraan di kost temannya disitu ada kejadian lucu dan memalukan yaitu aku jatuh kayak di film (bayangin sendiri yah, hehehe)

Hari demi hari telah terlewati semakin lama aku mengenalnya dan sering pergi berdua. Dalam perkenalan itu aku mengenal sosok dia yang belum pernah aku bayangkan atau dipikirkan sama sekali dan menurut kebanyakan cewek laen dia prefect jadi aku merasa gak pantas buatnya dan perasaan cinta harus aku rubah menjadi kagum sama dia. Tuhan berkendak lain dan perasaanku tidak bisa aku cegah atau ditahan atau aku tutupin dan semakin aku menghilangkan perasaan itu semakin kuat rasanya. Di kemudian hari dia mengajakku ke pantai yang ada di salah satu wilayah semarang dan disitu dia menyatakan perasaanya, tanpa menunggu lama ataupun berpikir panjang x lebar = luas aku pun jawab iya dengan suasana hening sedikit kurang romantis akhirnya akupun pacaran sama dia.

Langkah menulis cerpen yang benar serta menarik memanglah memerlukan usaha. Tetapi, hal yang perlu di perhatikan yaitu “teruslah menulis”. Janganlah menyerah pada tulisan pertama, karna begitu tidak sering orang yang sukses pada percobaan pertama.

Leave a Comment